Showing posts with label Bola Kecil. Show all posts
Showing posts with label Bola Kecil. Show all posts

Rangkuman Singkat Badminton/Bulutangkis

Source : Pixabay.com
Badminton adalah olahraga raket yang dimainkan Tunggal (1 vs 1 ) atau Ganda ( 2 vs 2 )

Inti permainannya adalah memukul kok supaya melewati net dan jatuh di daerah lawan


A. Sejarah 

Di Inggris permainan ini dikenal dengan nama Battledores atau Shuttlecocks, inti permainannya mempertahankan kok supaya tidak jatuh. Tapi waktu itu tanpa net

Permainan ini dibawa oleh penduduk Inggris ke sekitar Asia yaitu India, Tiongkok, dan Thailand

Di Tiongkok permainan ini dikenal dengan nama Jianzi.

Permainan Badminton yang kompetitif diciptakan oleh Tentara Inggris di India dengan nama Poona, kata Poona diambil dari nama kota di India yaitu Pune

Permainan badminton yang diciptakan lebih kompetitif karena ditambah Net 

Tentara Inggris membawa Poona kembali ke Inggris dan diresmikan sebagai permainan oleh Isaac Spratt, dengan nama "Badminton Battledores" dan mulai dimainkan di dalam ruangan ( Gedung Badminton).


B. Partai Dalam Badminton 

Ada 5 partai dalam badminton :

1. Tunggal Putra 

2. Tunggal Putri

3. Ganda Putra

4. Ganda Putri

5. Ganda Campuran

C. Induk Organisasi

Saat pertama kali induk organisasi internasional bernama IBF ( International Badminton Federation ) tahun 1934  

Dulu anggota IBF hanya 9 negara :   KanadaDenmarkInggrisPerancisIrlandiaBelandaSelandia BaruSkotlandia, dan Wales

Pada tahun 2006 IBF berubah menjadi BWF ( Badminton World Federation ) yang beranggotakan 165 asosiasi 

Kantor Pusatnya ada di Kuala Lumpur, Malaysia

Induk Organisasi Indonesia

Induk organisasi di Indonesia bernama PBSI ( Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia )

dibentuk pada tahun 5 Mei 1951 di Bandung 

D. Tehnik Dasar 

Cara memegang raket


  • Pegangan Forehand ( Dasar )
Cara memegang raket seperti akan bersalaman, 

Bisa dilakukan dengan meletakkan raket lalu mengambilnya


  • Pegangan Backhand 
Pegangan seperti pegangan forehand tapi diputar 1/4 ke kanan
  • Pegangan pukul Kasur ( Amerika)
Pegangan dimana Ibu jari dan telunjuk jari menempel pada permukaan yang lebar 


Pukulan Service

  1. Pukulan servis pendek
  2. Pukulan servis panjang
  3. Pukulan servis mendatar
  4. Pukulan servis cambuk

Pukulan Lob : Pukulan yang bertujuan mengarahkan kok lebih tinggi ke belakang garis lawan

dibagi menjadi 2

1. Overhead Lob : pukulan lob yang dilakukan diatas kepala

2. Underhand Lob : pukulan lob yang dilakukan saat posisi bola dibawah

Sistem Pindah Bola

1. Sebelum pertandingan dimulai, harus ditentukan salah seorang pemain dari tiap-tiap pasangan sebagai "orang pertama". Pilihan ini berlaku untuk setiap set yang dimainkan.

2. Jumlah poin genap atau ganjil menentukan posisi "orang pertama" saat melakukan servis.

3. Setiap pasangan mempunyai dua kali kesempatan servis (masing-masing untuk tiap pemain) sebelum 
pindah bola, kecuali servis pertama pada tiap-tiap awal set tidak mendapat kesempatan kedua.

4. Saat pindah bola, servis pertama selalu dilakukan oleh pemain yang berada di sebelah kanan, bukan oleh "orang pertama"

Reli Poin 

1. Setiap pasangan hanya mendapat satu kali kesempatan servis, tidak ada servis kedua.

2. Servis dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih oleh pasangan tersebut.

3. Pemain yang sama akan terus melakukan servis sampai poin berikutnya diraih oleh lawan.






Rangkuman MATERI TENIS MEJA

RANGKUMAN MATERI TENIS MEJA

A. SEJARAH
  • Tenis meja dibuat di Inggris pada abad ke 19 sebagai permainan indoor. Tenis meja memiliki beberapa nama lain yaitu "whiff-whaff" dan "Ping-pong". Hampir semua orang menyebut olahraga ini Ping-pong sampai ahkirnya J.Jaques dan son LTD menjadikannya merek dagang. 

  • Perkembangan olahraga Tenis meja di dukung oleh James W. Gibb, ia berhasil menemukan bola seluloid, yang cocok untuk tenis meja. E.C Goode juga melakukan hal yang sama, ia menciptakan raket dengan versi yang lebih modern, dengan memasang selembar karet yang diberi bintik ke kayu yang sudah diasah. 

  • Tenis meja mulai terkenal pada 1901 karena dibuat turnamen tidak resmi. Tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926. London menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia resmi pertama tahun 1926. 

  • Tahun 1933, dibentuk Asosiasi Tenis Meja Amerika Serikat, sekarang disebut, Tenis Meja Amerika. Perubahan pesat dilakukan pada raket tahun 1950, lembaran karet pada raket digabung dengan spoons, sehingga meningkatkan kecepatan perputaran bola. 
Sampai ahkirnya tenis meja diperkenalkan sebagai cabang olahraga olimpiade pada tahun 1988.

Awal Tenis Meja Masuk Indonesia
  • Tenis meja mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1930. Tenis meja dimainkan oleh orang-orang penting Belanda di balai-balai sebagai permainan rekreasi. Tahun 1939 para tokoh tenis meja mendirikan PPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia).

 Pada tahun 1958 saat kongres di Surakarta nama PPSI berubah menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). Tahun 1960 PTMSI resmi menjadi anggota TTFA (Table Tenis Federation of Asia). 

Beberapa turnamen sangat banyak diselenggarakan yaitu :  PORDA, PON, POMDA, POSENI di tingkat SD, SLTP, SLTA.

Indonesia selalu di undang dalam kejuaraan-kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961.
B. Peralatan Tenis Meja 

  • Raket

    Ukuran, Bentuk, dan berat tidak ditentukan, namun daun raket minimat 85% terbuat dari kayu diukur dari ketebalannya.

    Lapisan perekat di dalam kayu dapat diperkuat dengan bahan serat karbon/serat kaca. Namun bahan tersebut tidak boleh lebih dari 7,5% dari total ketebalan/ berukuran 0,35 mm.

    Sisi daun raket yang digunakan untuk memukul bola harus ditutupi dengan karet licin/halus, bila menggunakan karet maka ketebalan karet tidak boleh lebih dari 2 mm.


    • Bola
    Bola tenis meja berdiameter 40 mm, dengan berat 2,7 gram. Biasanya berwarna putih/oranye. Bola ini terbuat dari selulosa yang ringan.Gambar bintang pada bola tersebut menentukan kualitas bola, kualitas diukur 1-3 bintang, bintang 3 adalah kualitas terbaik dari bola, yang biasanya digunakan untuk turnamen.



    • Meja Lapangan




    Tinggi Net : 15,25 cm
    Panjang Lapangan : 274 cm
    Lebar lapangan : 152,2 cm
    Tinggi lapangan : 76 cm
    www.Rangkuman Materi1.blogspot.co.id


    • Aturan Permainan
    Permainan Tunggal



  1. Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.
  2. Servis berganti pemain setiap mencapai poin kelipatan 2.
  3. Pemegang servis bebas menempatkan bola dari segala penjuru lapangan.
  4. Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
  5. Apabila terjadi deuce, permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 15-13, 18-16


  6. Permainan Ganda
    • Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.
    • Servis bergantian setiap poin kelipatan 2.
    • Pemain bergantian menerima bola dari lawan
    • Pemegang servis hanya bisa menempatkan bola ke ruang kamar sebelah kanan lawan.
    • Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11, dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
    • Apabila terjadi deuce, permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2. misal: 13-11, 15-17
    Cara memegang Raket 

    1. Pegangan Forehand














    2. Pegangan Backhand